Jangan Biarkan Seribu Rumah Gadang Tergerus Peradaban Modern

"Desa adat di nusantara banyak yang tergerus oleh peradaban modern, ingat bangsa ini ada karena budayanya"
Kawasan Seribu Rumah Gadang di Solok Selatan (KLIKPOSITIF/Eko Fajri)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Yori Antar yang merupakan seorang Arsitek dengan julukan "Pendekar Arsitektur Nusantara" mengatakan keberadaan seribu rumah gadang di Kabupaten Solok Selatan harus dipertahankan.

Yori berharap, kondisi seribu rumah gadang yang ada saat ini jangan sampai dibiarkan punah atau berganti dengan bangunan ber arsitektur modern hanya karena alasan faktor kemiskinan sebagaimana banyak desa adat di Indonesia yang punah sekarang ini.

Sekarang kondisi seribu rumah gadang menurut pendataanya ada 30 bangunan yang diambang kepunahan. Perlu gerakan bersama untuk mempertahankan rumah gadang itu dari kepunahan atau kehancuran

"Desa adat di nusantara banyak yang tergerus oleh peradaban modern, ingat bangsa ini ada karena budayanya, tidak ada karena faktor teknologi seperti Jepang atau ilmu pengetahuan seperti Eropa," ujar Yori usai melakukan peninjauan ke nagari Seribu Rumah Gadang, Sungai Pagu Solok Selatan, Kamis 12/10 di Padang.

Alumni Arsitek UI yang bertangan dingin membenahi desa adat di seluruh Indonesia ini berpendapat, hamparan rumah gadang memiliki nilai heritage dan kultur ini punya kekuatan arsitektur tradisional dan sarat nilai budaya.

"Yang bisa menjadikan negara lain mengikuti Indonesia adalah budaya, dan membangun eksistensi budaya dengan semangat gotong royong, itu DNA-nya orang Indonesia mere-branding seribu rumah gadang berbasis haritage di Solok selatan, dengan tenaga kerja lokal karena selain mereka dapat income juga menjaga dan mentransfer skil kepada generasi berikutnya," ujarnya.

Hal tersebut dijelaskannya terkait rencana re-branding negeri seribu rumah gadang di Surambi Alam Sungai Pagu Solok Selatan oleh kalangan profesional Jay Subyakto (Sutradara Indonesia), termasuk Yori Antar (arsitek), Nofrins (penggiat pariwisata) dan Asmudin (pakar rumah gadang), dengan dukungan Bupati Muzni Zakaria.

"Menjadikan Solok Selatan ikon destinasi budaya dengan view seribu rumah ... Baca halaman selanjutnya