Ketahuilah, Skimboarding Ada di Ngarai Sianok

"Olahraga ini telah muncul semenjak tiga bulan lalu"
Aksi seorang pemuda bermain Skimboarding di kawasan Ngarai Sianok (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Skimboarding, mungkin tidak banyak yang mengenal olahraga ini, karena belum terlalu familiar di Indonesia, apalagi di Sumbar. Namun semenjak tiga bulan lalu, olahraga ini telah ada di Bukittinggi.

Boleh dikatakan jika Skimboarding merupakan perpaduan dari skateboard dan surfing, karena ada beberapa persamaan trik dan perlengkapan yang dipakai. Untuk bermain Skimboarding, harus punya papan selancar seperti surfing. Hanya saja papan luncur di skimbording lebih kecil dibanding surfing.

Sementara untuk melakukan lompatan (jumping) juga ada papan trek layaknya pada skateboard. Namun pada skimboarding lebih simpel dan lebih kecil.

Dalam olahraga ini, pemain tinggal melemparkan papan hingga melayang di atas air, lalu pemain sambil berlari menaiki papan luncur tersebut dan bisa meliuk seperti main surfing. Bagi yang bernyali tinggi bisa melakukan lompatan pada trek yang disiapkan.

Jika tidak ada arena, olahraga ini bisa dilakukan di tepi pantai, di tepi danau bahkan di genangan air, dengan catatan airnya sangat dangkal, sekitar setinggi mata kaki, atau paling dalam sekitar 20 senti meter.

Nah, untuk lokasi Skimboarding di kawasan Ngarai Sianok ini tergolong unik, karena dilakukan di genangan air, bukan di aliran Sungai Sianok. Lokasinya berada di seberang pendakian/penurunan Janjang Saribu, atau berjarak sekitar 200 meter dari jembatan Ngarai Sianok, perbatasan Bukittinggi-Agam.

Arenanya sangat kecil, dengan panjang sekitar 10 hingga 15 meter dan lebar sekitar dua hingga 3 meter. Namun jika tidak ada yang main, pengunjung pasti akan kesulitan mencari lokasi ini, karena tidak ada tanda atau identitas di sekitar arena tersebut. Jika cuaca mendukung, mereka akan bermain pada Sabtu dan Minggu sore. Lihatlah.

[Hatta Rizal]