Libur Natal dan Tahun Baru, 5.000 Kamar Hotel di Padang dan Bukittinggi Penuh

"Ada indikasi jumlah kunjungan ke Sumbar meningkat dibanding tahun lalu"
Kawasan Jam Gadang Bukittinggi selalu dipadati pengunjung saat liburan (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumbar Ian Hanafiah mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan saat Natal dan Tahun Baru ke Sumbar di perkotaan naik dari tahun sebelumnya. Hal itu dibuktikan sejak hari Senin 26 Desember 2017, semua penginapan di kota Padang maupun Bukittinggi terpantau penuh.

"Jumlah kamar hotel di kota Padang mencapai 3.000 kamar. Sedangkan di Bukittinggi mencapai 2.000 kamar. Jumlah tersebut terdata mulai dari hotel berbintang hingga non bintang. Artinya 5.000 Kamar Hotel Penuh," katanya, Selasa 26 Desember 2017.

Namun, jumlah kunjungan secara pasti belum belum bisa pastikan. Tapi, melihat kamar hotel penuh, ada indikasi jumlah kunjungan meningkat dibandingkan tahun lalu. 

Kebanjiran pengunjung diikuti tarif hotel yang melonjak drastis. Di kota Padang, rata-rata kenaikan tarif hotel mencapai 20 hingga 30 persen dari hari biasa. Sedangkan di kota Bukittinggi, kenaikan tarif hotel bisa mencapai 100 persen, bahkan hingga 200 persen.

"Secara logika dan kepantasan, Bukitinggi memang kurang baik. Kami hanya berusaha membuat program untuk tepat malam tahun baru, pengunjung dipindahkan ke kota Padang atau daerah lain," ujarnya.

Di sisi lain, soal objek wisata yang ramai dikunjungi juga kian menjamur di Sumatera Barat. Selain Pantai Padang, Jam Gadang di Bukittinggi, travel agen juga telah menyediakan paket wisata untuk perayaan pergantian tahun di beberapa titik lokasi lain, seperti Kawasan Wisata Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Kota, serta di Nagari Pariangan Kabupaten Tanah Datar, yang dikenal dengan desa terindah di dunia.

"Banyak dari wisatawan mengaku penasaran dengan destinasi wisata yang tiga itu," tukasnya.

[Joni Abdul Kasir]