Cokelat Diprediksi Menghilang dari Dunia 32 Tahun Lagi

"Namun ancaman kenaikan suhu selama tiga dekade ke depan, yang disebabkan oleh perubahan iklim, diperkirakan akan mengakibatkan hilangnya kelembaban tanah."
Cokelat. (Getty Images)
University of California di Berkeley telah bekerja sama dengan perusahaan permen Amerika dalam upaya untuk menjaga keberadaan coklat.

Dengan menggunakan teknologi pengeditan gen kontroversial yang dikenal sebagai CRISPR, mereka mencoba mengembangkan versi tanaman kakao yang mampu bertahan dan berkembang di iklim yang lebih hangat.

Sumber: Mirror Online