Pemko Bukittinggi Targetkan Lebih Satu Juta Kunjungan Wisata

"Target ini hanya untuk objek wisata yang berbayar"
Pengunjung di kawasan Lubang Jepang Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Bukittinggi mematok target tinggi dalam meraih kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara di objek wisata berbayar seperti areal TMSBK (Taman Marga Satwa Budaya Kinantan) atau Kebun Binatang, serta Taman Panorama dan Lubang Jepang pada tahun 2018 ini.

Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Objek Wisata,Mihandrik dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bukittinggi mengatakan, jumlah yang disasar mencapai lebih dari 1 juta pengunjung.

"Tahun ini, kita targetkan tembus lebih 1 jutaan," jelas Mihandrik, Kamis 4 Januari 2017.

Sebut Mihandrik, tahun 2017, target wisatawan Bukittinggi sebanyak 1 jutaan berhasil dicapai dengan sumbangan PAD (Pendapatan Asli Daerah) mencapai 16 miliar Rupiah lebih.

Pencapaian PAD 15 Miliar selama 2017 itu didapat dari kawasan TMSBK sebesar Rp12 miliar dan Rp4 miliar dari Taman Panorama dan Lubang Jepang.

Saat musim liburan, dalam sehari saja, contohnya di TMSBK, bisa dikunjungi sebanyak 20 ribuan pengunjung dalam sehari. Jumlah pengunjung biasanya akan meningkat drastis saat liburan Idul Fitri, Idul Adha serta Natal dan Tahun Baru.

Selain dari manca negara, pengunjung itu juga berasal dari berbagai daerah di provinsi Sumbar, serta berbagai daerah di Indonesia seperti Riau, Jambi, Sumut, Jakarta dan daerah lainnya.

"Tahun lalu kita berhasil mencapai, sekarang kita tingkatkan lagi agar lebih besar,"jelasnya.

Mihandrik optimis hal itu dapat diraih, sebab katanya Pemerintah Kota Bukittinggi saat ini tengah serius mencapai hal tersebut.

"Kita sudah banyak melakukan pembenahan atau revitaliasi di banyak objek," jelasnya.

Jumlah target wisatawan ini hanya khusus untuk objek wisata yang berbayar, sementara objek wisata gratis tidak dihitung, seperti pengunjung di kawasan Jam Gadang, Ngarai Sianok dan Ngarai Maaram.

[Hatta Rizal]