Berbuka Puasa dengan Kurma, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

"Kurma mudah dicerna sehingga tidak membuat perut orang yang berpuasa tidak bekerja keras untuk mencernanya"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -Studi telah membuktikan mengonsumsi kurma saat berbuka puasa menyumbang manfaat besar bagi memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan. Setidaknya diketahui terdapat sejumlah manfaat kesehatan jika mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa

Kurma mudah dicerna sehingga tidak membuat perut orang yang berpuasa bekerja keras untuk mengolahnya. Selain itu kurma mampu mengurangi kelaparan orang yang berpuasa sehingga dia tidak terburu-buru makan makanan yang berlebihan yang menyebabkan gangguan pencernaan.

Kurma mempersiapkan perut untuk menerima pasokan makanan dalam jumlah besar setelah tidak aktif sepanjang hari, dengan mengaktifkan pelepasan sekresi pencernaan. Kurma sangat kaya dengan energi karena mengandung gula. Alhasil, mengonsumsi kurma membuat tubuh dipasok dengan nutrisi paling penting sebagai nutrisi bermanfaat bagi sel otak dan saraf.

Kurma melindungi orang yang berpuasa dari sembelit sebagai akibat dari perubahan jadwal makan atau sebagai akibat dari rendahnya jumlah rendah dalam makanan. Garam alkali yang terkandung dalam kurma menyesuaikan keasaman darah dari sejumlah makanan seperti daging dan karbohidrat yang menyebabkan banyak penyakit seperti diabetes, asam urat, batu ginjal, tekanan darah tinggi dan wasir.

Studi ilmiah telah menunjukkan bahwa mengonsumsi kurma juga bermanfaat bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Kurma mengandung stimulan tertentu yang membantu dalam penguatan otot-otot rahim yang dapat memudahkan proses melahirkan. Kandungan gula kurma adalah sekitar 80% sehingga ini adalah makanan energi tinggi yang ideal untuk ibu menyusui.

Kurma mengandung tujuh vitamin dan sebelas mineral yang penting sebagai suplemen makanan yang telah dikonsumsi oleh orang-orang di Arab selama ribuan tahun.

Kurma juga dilaporkan berguna dalam pengobatan gangguan pernapasan, jantung, kanker (karena kandungan magnesium dan kalium yang tinggi), anemia, alergi, dan sembelit. Orang Arab, yang mengonsumsi kurma ... Baca halaman selanjutnya