Populer Tahun 80-an, Begini Kondisi Terkini Ngalau Kamang

"Goa Kalam tak lagi dikunjungi wisatawan selama bertahun-tahun."
pintu masuk Ngalau Kamang terlihat dari luar (Hatta Rizal/KLIKPOSITIF)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Objek wisata Ngalau Kalam di Jorong Durian, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Agam-Sumbar, berada dalam kondisi menyedihkan.

Informasi yang berhasil dihimpun KLIKPOSITIF dari warga lokal, sudah boleh dibilang Ngalau atau Goa Kalam tak lagi dikunjungi wisatawan selama bertahun-tahun.

"Tak ada lagi yang kesini, Ngalau ini populernya dekade 80 an," jelas Kasmen, warga setempat Jumat 1 Juni 2018.

Kondisi Ngalau yang tak diketahui pasti kedalamannya itu, sebut Kasmen, tak lagi terurus.

"Di pintu masuk utamanya yang dinamakan Ngalau Gadang, sudah terputus total akibat tertimbun material galian, kita hanya bisa masuk dari pintu keluar," ungkapnya

Kasmen mengatakan, pintu masuk goa ini tertutup sejak 10 tahun silam akibat saluran air dialirkan masuk ke dalam goa sehingga membawa material pasir dan batu, akibatnya hanya 3 meter dari mulut goa terjadi penyumbatan dan tak bisa dilalui sama sekali.

Pantauan KLIKPOSITIF, Ngalau ini boleh dibilang menuju kematian, sama sekali tak terawat. Dindingnya penuh coretan serta di bagian luar penuh semak belukar tanpa ada yang mempredulikannya.

Parahnya, hanya beberapa meter dari pintu keluar yang disebut Ngalau Kaciak, tampak bekas galian-galian seperti bekas pertambangan di dinding bukit tempat beradanya Ngalau tersebut.

Ngalau Kalam merupakan salah satu lokasi paling bersejarah didaerah tersebut, Ngalau ini dahulunya dijadikan basis pertempuran melawan Belanda.

Tak diketahui pasti kedalaman Ngalau ini, ada yang menyebut 3 km dan ada pula menyebut lebih dari 10 km.

Sebenarnya, jika dikelola dengan baik, Ngalau ini besar sekali potensinya sebab punya bagian perut goa yang luas dan penuh dengan stalagmit dan stalaktif memukau.

[Hatta Rizal]